Iklan Facebook Gagal? Salahkan Target Audience!

Anda melihat iklan Facebook jualan makanan kucing sementara Anda bukan penyuka dan pemilik kucing. Apakah Anda akan membeli produk yang diiklankan itu? Kemungkinannya sangat kecil. Bila iklan Facebook menyasar audiens yang salah, maka penjualan sulit terjadi.

Iklan Facebook Anda boleh jadi memiliki ad copy (naskah promosi) yang luar biasa, banner dan videonya juga menarik, tapi bila iklan tersebut dilempar ke target audience yang salah, iklannya akan dibilang wow tapi penjualan tidak ada! Memilih audiens sasaran menjadi hal krusial dan lebih penting dari materi iklannya.

Target audience

Facebook Ads menyediakan fitur iklan yang powerful dalam memilih audiens sasaran. Kita bisa mentarget orang berdasarkan usia, gender, lokasi, minat, perlaku, dan masih banyak lagi melalui kolom detailed targeting.

Facebook merekam aktivitas penggunanya melalui profil pribadi yang kita isikan seperti usia, gender, tempat tinggal, sekolah, universitas, jurusan, tempat bekerja, jabatan, dan lain-lain. Juga dari apa yang kita lakukan saat berada di Facebook. Ada lebih dari 2.000 titik data yang Facebook kumpulkan dari setiap penggunanya.

Bila Anda menyukai Fans Page kucing, kita dikategorikan sebagai pecinta kucing. Saat Anda sering berinteraksi dan komentar di posts yang bertopik bisnis, Facebook menandai Anda berminat dengan topik bisnis. Anda mengakses Facebook melalui iPhone, ini juga titik data yang dikoleksi oleh Facebook. Dan masih banyak lagi.

Facebook merekam dan mengolah semua aktivitas penggunanya lalu menyuguhkannya kepada advertisers agar bisa menargetkan iklan pada orang orang yang tepat. Agar iklan makanan kucing bisa menyasar pemilik kucing. Demikian pula dengan iklan lainnya.

Inilah yang menjadi rahasia efektivitas iklan di Facebook Ads. Namun sayang, banyak advertiser yang budget iklannya terbuang begitu saja, hasilnya tidak sesuai harapan. Masalahnya adalah pengiklan sering kali tidak tahu bagaimana menentukan kriteria audiens sasaran yang tepat untuk produk yang mereka iklankan.

Detailed targeting

Saat mengisi kolom detailed targeting, Facebook Ads menampilkan data pilihan. Tapi tak banyak, hanya 20-30 hasil saja yang ditampilkan saat kita mengetikkan kata kunci di kolom tersebut.

Sementara ada 8 juta advertisier yang aktif beriklan di Facebook (April 2020). Dan semua pengiklan ini mendapat data interest yang sama. Alhasil ini membuat audience jenuh karena mendapatkan bombardir penawaran iklan yang hampir sama. Tingkat kompetisi pun kian tinggi yang berakibat pada semakin mahalnya biaya iklan. Konversi iklan pun tidk bisa maksimal, bisa jadi target audience anda sudah melihat iklan kompetior Anda dan sudah beli dari mereka.

Detailed targeting Facebook Ads

Solusi dari kondisi ini adalah menggali ide target audience dengan lebih dalam. Ada ribuan target audience yang terlewatkan oleh kompetitor Anda. Anda perlu menemukannya sehingga biaya iklan rendah dan konversi dari target menjadi pembeli pun tinggi.

Tentu menggali ribuan ide target audience ini membutuhkan waktu dan effort yang besar. Di sinilah peran tools untuk riset target audience seperti AdSumo penting untuk Anda gunakan dalam beriklan. Dengan AdSumo, riset audience bisa cepat dan efektif, sehingga waktu Anda tidak habis dan bisa lebih fokus kembangkan bisnis.

Beri Tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *