Mengenal Iklan Retargeting (Remarketing)

Retargeting merupakan salah satu bentuk iklan online yang menjadi favorit banyak internet marketer. Google sebagai agensi iklan online terbesar di muka bumi menjadi yang terdepan dalam menyediakan model iklan retargeting ini. Remarketing adalah istilah Google untuk iklan jenis retargeting ini. Apa itu retargeting/remarketing, mengapa efektivitasnya tinggi, dan bagaimana cara kerjanya, silakan baca penjelasan ringkasnya disini.

Iklan Retargeting

Apa Itu Iklan Retargeting (Remarketing)?

Retargeting adalah iklan yang ditayangkan berdasarkan interaksi sebelumnya. Ada beberapa bentuk iklan retargeting (remarketing) yaitu site-based retargeting, search retargeting, email retargeting, dan CRM retargeting. berbasis interaksi di website sebelumnya merupakan jenis paling populer.

Anda tentu pernah, ketika sedang surfing di internet Anda mendapati iklan yang sama dimana-mana. Iklan dari produk atau website yang pernah Anda kunjungi sebelumnya. Iklan ini seolah tahu tentang Anda dan mengikuti kemanapun Anda berselancar di dunia maya. Seperti inilah bentuk iklan retargeting itu.

Bagaimana Iklan Retargeting (Remarketing) Bekerja?

Untuk iklan retargeting yang berbasis interaksi sebelumnya di website, iklan ini menggunakan cookies yang ditanam di browser komputer ataupun perangkat mobile Anda.

Misal Anda menggunakan layanan Google Adwords untuk menayangkan iklan retargeting. Bila seseorang mengunjungi website Anda, Google sebagai retargeter akan meninggalkan beberapa baris kode (browser cookies) dalam pengunjung tersebut. Cookie ini merupakan file kecil anonim yang berisi informasi kunjungan ke website.

Bila pengunjung tersebut meninggalkan website Anda dan mengunjungi website lainnya, cookie ini akan memberitahu retargeter (Google) bahwa pengunjung tersebut diketahui sedang mengunjungi halaman lain. Bila di halaman yang dikunjungi tersebut tersedia ruang iklan yang bekerjasama dengan Google (Adsense), maka seketika retargeter (Google) akan menayangkan iklan yang relevan.

Sebagai contoh Anda sedang mencari produk printer bluetooth di BukaLapak.com. Setelah Anda menemukan barang yang dicari, Anda tak langsung membelinya tapi meninggalkan BukaLapak.com dan membuka website lainnya.

Produk di BukaLapak.com
Anda mencari printer bluetooth dan mendapatinya di BukaLapak.com

Setelah mengunjungi beberapa website lain Anda juga membuka Republika.co.id untuk membaca berita. Di laman Republika saat Anda membaca berita Anda juga mendapati printer bluetooth yang sedang Anda cari tampil dalam iklan dan mengajak Anda membelinya saat itu juga. Anda meninggalkan Republika dan beralih ke Facebook, iklan inipun juga tampil disana. Kemanapun Anda pergi seolah iklan retargeting ini terus mengikuti Anda.

Seberapa Efektif Iklan Retargeting (Remarketing)?

Tahukah Anda, ada 3 hal penting yang mentukan sukses tidaknya Anda berjualan. Hal apakah itu? Hal pertama adalah follow-up. Hal kedua adalah follow-up lagi. Dan hal ketiga adalah follow-up terus. Anda perlu memfollow-up prospek Anda karena sangat jarang orang mengambil keputusan membeli pada kesempatan pertama.

Iklan retargeting di Republika
Iklan retargeting di Republika
Iklan remarketing di Facebook
Iklan remarketing di Facebook

Kembali ke cerita di atas dimana Anda sedang mencari printer bluetooth. Bila BukaLapak.com tidak memfollow-up Anda dengan iklan retargeting (remarketing), besar kemungkinan Anda sebagai calon customer mereka lupa untuk bekunjung kembali dan membeli. Atau bisa jadi Anda malah membeli printer bluetooth tersebut di penyedia lainnya.

Follow-up penjualan Anda akan semakin efektif bila dalam iklan retargeting (remarketing) Anda memberikan penawaran khusus yang hanya berlaku saat itu juga.

Tak hanya BukaLapak tapi perusahaan e-commerce besar lainnya juga mengalokasikan biaya besar untuk iklan online retargeting. MatahariMall.com mengalokasikan 60% belanja iklan pada online marketing, dimana iklan jenis retargeting mendominasi. Iklan retargeting online menghasilkan lebih dari 30% dari volume penjualan secara keseluruhan di MatahariMall hingga saat ini.

Apakah Anda tertarik untuk menjadikan iklan retargeting (remarketing) ini sebagi bagian dari strategi marketing Anda? Atau Anda sudah menjalankan iklan jenis ini dalam kampanye penjualan Anda? Silakan bagikan pengalaman Anda dalam komentar di bawah ini.

 

Konsultan bisnis online. Aktif memberikan panduan, pelatihan dan konsultasi seputar bagaimana memulai dan mengembangkan bisnis online. Trainer di Ayo Jualan Online.

Beri Tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kupas Tuntas Kebocoran Profit di Bisnis Online Anda

[Revised and Updated for November 2015]
Download this free eBook to learn how to get 15,000 new, unique visitors per month with our proven techniques.
AVAIL NOW
Written by John Doe, well versed writer at Brainstorm Publication.
close-link